Mapel TIK SD-SMP-SMA Dihapus
Mendikbud Pertahankan Bahasa Daerah
BURNEH-Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia untuk memberlakukan kurikulum 2013, mempunyai dampak tersendiri bagi sistem pelajaran di sejumlah jenjang sekolah. Salah satunya peringkasan jumlah mata pelajarandi sekolah. Di antaranya, menghapus mata pelajaran (mapel) Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) di SMP/MTs dan SMA/MA/SMK.
Hal itu disampaikan Mendikbud RI Mohammad Nuh saat sosialisasi kurikulum 2013 di Pondok Pesantren Al Hikam, Burneh, kemarin sore (31/12). Sosialisasi tersebut dipaparkan M. Nuh kepada para kepala sekolah, pejabat di lingkungan Disdik Bangkalan, para rektor dan para kiai se Madura. Setelah ada penjelasan penghapusan sebagian mata pelajaran, termasuk TIK, Sekretaris Disdik Bangkalan M. Kamil langsung merespons. Di hadapan M. Nuh dan Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan, Kamil menanyakan bagaimana nasib para guru TIK.
”Bagaimana nasib pengajar pelajaran TIK kalau dihapus. Dia akan mengajar apa, terus bagaimana dengan mereka yang sudah mendapat sertifikasi,” tanya Kamil. Mendapat pertanyaan tersebut, mantan Rektor ITS itu menjelaskan, adanya kurikulum baru memang pasti tambah repot. Akan tetapi, kebijakan baru kurikulum 2013 pada prinsipnya tidak boleh merugikan guru. ”Jadi, guru TIK tidak akan dipecat dan haknya juga tetap. Masak guru TIK cuma bisa mengajar TIK saja, tidak mungkin, pasti ada pelajaran lain yang dikuasai.
Maka dari itu, masih bisa diberi tugas untuk mengajar pelajaran lain, seperti Kimia, Fisika misalnya,” jelasnya. Nuh menerangkan, pertimbangan penghapusan pelajaran TIK di jenjang SMP/SMA karena pelajaran TIK bukan lagi mata pelajaran. Melainkan ilmu yang harus sudah dikuasai siswa, tanpa harus dimasukkan dalam mata pelajaran. ”Semua mata pelajaran dilaksanakan menggunakan IT. Jadi tanpa dipelajari lewat pelajaran, siswa harus sudah menguasainya,” tambahnya.
Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) ini juga mengungkapkan, selain TIK, pelajaran yang berpotensi dihapus adalah IPA dan IPS. Sedangkan bahasa daerah tetap ada karena bahasa daerah merupakan kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah. Ditambahkan Nuh, meski sebagian pelajaran dihapus, tidak mengurangi jam pelajaran. Malah sebaliknya, jam belajar di sekolah akan bertambah menjadi empat jam per pekan. ”Dalam kurikulum baru, basis kompetensi dengan pemikiran kompetensi berbasis sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
Dengan demikian, sebelum guru menentukan isi pelajaran, harus disusun dulu standar kompetensi lulusan siswanya,” kata Nuh. Sebelum memberikan sosialisasi kurikulum di Ponpes Al Hikam, Nuh menyempatkan diri mengunjungi Universitas Trunojoyo Madura (Unijoyo). Nuh dengan dikawal sejumlah petinggi Unijoyo terlihat meninjau pembangunan di kampus yang terletak di daerah Telang itu. (radar)
kata Kunci Terkait:
- kurikulum 2013 smp
- kurikulum 2013 sma
- nasib guru tik kurikulum 2013
- nasib guru tik
- guru tik kurikulum 2013
- kurikulum 2013 smp tik
- pelajaran tik
- kurikulum tik 2013
- tik dalam kurikulum 2013
- nasib guru tik sma
Komentar Anda
36 Comments »
1 Pingbacks »
-
[...] menteri pada saat sosialisasi kurikulum 2013 di Pondok Pesantren Al Hikam, Burneh, (31/12) (http://www.maduraterkini.info/headline/mapel-tik-sd-smp-sma-dihapus.html) mengingat pelaksanaan UKG yang tahun, dimana hasilnya tidak begitu memuaskan, apalagi nanti yang [...]
Leave a comment!




“Pak menteri, bagaimana nasib guru pengajar TIK yang sudah tersertifikasi. Mohon itu dipikirkan pak. Jangan hanya membuat kebijakan-kebijakan dan kurikulum baru (saja),”
Pak Menteri yg terhormat…tolong berpikir yg baik, jangan asal enaknya mengambil suatu kebijakan2 yg bisa mengorbankan banyak orang. Bagaimana nasib GURU TIK yg telah PNS sekarang……?????guru Honorer????????dan yang masih Kuliah sebagai mahasiswa????sementara kami kuliah di Universitas keguruan yang disiapkan sebagai Guru TIK di tingkat SLTP/SLTA..klw tik dihapuskan,,kemana ijazah Sarjana Pendidikan Kami ini di bawa?????????????????
jangan panggil pak
Pak Menteri, janganlah terkesan ‘lepas tangan’ begitu saja
ini bukan masalah sepele …
tolong dipahami, ini nasib hajat hidup orang banyak (guru TIK)!
selama ini statement-statementny koq kayak yang menyepelekan
harus ada solusi yang benar (sistematis), bukan sekedar basa-basi
cobalah dibicarakan lagi dari awal dengan mendikbud terdahulu
jangan secara sepihak, membuat kebijakan yang dapat merugikan
seandainya mendikbud saat ini bukan Bapak yang menjabat
apakah kebijakan ini tetap akan diambil?
apakah Bapak siap menanggungnya didunia dan akhirat?
meresahkan guru dan anak didik, sontoloyo penyusunnya
Walah walah ada ada saja ya,. kok mapel Tik mau dihapus,. itu kebijakan yg sgt merugikan semua pihak, tlng dipikirkan lagi pak kebijakannya,…
maklum menteri kita ini gak pahan ama komputerisasi, dan dipastikan jika ini diberlakukan maka generasi yang akan datang gaptek akan komputer cuma bisa maen game doang, dan dipastikan juga anak-anak yang tidak mampu yang tidak bisa melanjutkan kuliah bakalan menganngur coz tidak punya KEAHLIAN… Piss..
Pak mentri yang berpola fikir luas dan modern, bagaimana mapel TIK di hapus, pada hal itu masih mapel yang baru, buat SMP dan sangat dibutuhkan masyarakat dan generasi mendatang. Apakah yang membuat TIK masuk mapel SMP itu dulu tidak normal ? Kalau TIK juga harus dihapus karena sudadipelajari dimasyarakat dimasyarakat, kenapa mapel Agama dipertahankan. Justru itu ada wadah khusus untuk belajar di luar sekolah ? Dan sejarah buat apa dipelajari, toh itu sudah berlalu, kan lebih baik dipelajari di sekolah yang perlu dimasa mendatang .
tenang saudara-saudara, karena kurikulum 2013 dibuat demikian untuk direvisi lagi…kan ada proyek lagi…taun depan itu si tik dimasukan lagi.
Buat kami didaerah satu2nya tempat utk mengenal komputer adalah sekolah melalui mapel TIK, ortu siswa di daerah sbagian bsar gak mampu bli kmputer apalagi buat bayar les kmputer.. mustahil siswa mengerti aplikasi komputer jika disisip ke mapel yg lain, ini pembodohan namanya!! Seharusnya jam mapel TIK yg sekarang 2 jam ditambah jd 4 jam bukannya dihapus.. Jika nantinya guru TIK disuruh ngajar kimia or fisika yg jelas2 bukan bidangnya tentu akan merusak kualitas PBM dan sudah pasti mreka cuma dpt sdkit jatah jam mngajar, gak mgkin mreka dapat sertifikasi guru.. Knp gak jujur aja nih mentri kalo anggaran srtfikasi guru itu udh KRITIS, jd TIK harus dikorbankan..
weeh..padahal negara sebelah lagi gencar2nya memajukan IT dri usia dini. ne malahan menghilangkan TIK,, pa mau ke jaman batu lagi. lah sebenere tu M nuh kue sudah melakuakn riset dan uji kurikulum p belum, lo yang jdi sampel skolah2 di jawa , mending M nuh suruh lihat di skolah2 pinggiran, byak siswa yang pegang mouse ja gemetran kya lihat setan, gemana mau mengusai IT. mbok mikir nUuuh.
2013-2015 INDONESIA Gabtek. Gara2 Mentrinya Gabtek…!!
betullllllllll
kata pak nuh “Masak guru TIK cuma bisa mengajar TIK saja, tidak mungkin, pasti ada pelajaran lain yang dikuasai”
mohon maaf,kami bukan sapi pak ditarik sana-kemari. berikan sesuatu itu pada yang ahlinya.
dan katanya lagi “pelajaran TIK bukan lagi mata pelajaran. Melainkan ilmu yang harus sudah dikuasai siswa,”
dari mana menguasainya kalau tidak dipelajari tersendiri karena masih banyak hal yang mesti dipelajari,dan lain hal yang tidak bisa ditulis disini, mohon pertimbangkan lagi.
Wah menteri kita makin parah, ngerti pendidikan ga tuh, mendingan suruh sekolah lagi aja untuk benerin akhlaknya, yang salah dari pendidikan skarang itu bukan kurikulum tapi sistem pendidikannya. Coba mendingan skarang ciptakan guru2 yang super, bukan guru yang hanya punya gelar tapi otak nihil. Gitu
“Dalam teori kurikulum (Anita Lie, 2012) keberhasilan suatu kurikulum merupakan proses panjang, mulai dari kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, perumusan desain kurikulum, persiapan pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana, tata kelola pelaksanaan kurikulum –termasuk pembelajaran– dan penilaian pembelajaran dan kurikulum.” http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-4
Tulisan di atas diambil dari situs milik KEMDIKBUD tentang perancangan kurikulum 2013,, TAPI kalau melihat komentar Pak Menteri di atas tentang pelajaran yang dihapus khususnya TIK, sepertinya sangat tidak memiliki landasan yang kuat, dan terkesan “memaksakan”,, Ada apa ini sebenarnya?? orientasinya perubahan ke arah yang lebih baik atau APA Pak Menteri?? hemmm
Gimna nasib bangsa ini… dimana kebijakan pemerintah yang mengatakan akan mengurangi pengangguran… kalau seperti ini pengangguran diIndonesia akan meningkat labih tinggi lagi jikalau yang sudah mendapatkan pekerjaan malah dihilangkan … contohnya menghilangkan TIK dari kurikulum pendidikan,,,, mw dibwa kemana Ijzah kami..pak…
benar kami bisa mengajar kimia, fisika, biologi… tapi apa kata dunia.. ijazah kami pendidikan Komputer…
sdangkan guru kimia,fisika sudah banyak di skolahan kami.. apakah tidak tersinggung sarjana pendidikan ipa…
plis dech pak berfikir yg lebih baik… indonesia ga’semakin maju tapi pendidikanya malah semakin hancuuuuurr.
Kita liat aja nanti klo sekarang tik dihapus gimana jadinya, tapi klo nanti kur 2013 direvisi lagi ternyata tik dimasukan lagi, maka terbukti bahwa mentri sama org2 dibelakangnya adalah setan2 proyek yg ngabisin uang rakyat. ingat pa noh klo kebijakan atau aturan yg anda buat itu salah, maka dosa anda harus menanggung berapa generasi, saya guru , tau persis dilapangan kebijakan unas aja banyak penyelewengan, hampir sekolah diseluruh indonesia ada tim suksesnya untuk meluluskan siswanya. dengan kebijakan unas saja penyakit pendidikan buat anak didik ngga akan sembuh 20 tahun pa noh, klo ga percaya liat aja nanti, sekarang aja terbukti koruptor emerajalela. itu karena kebijakan dan sistem yg salah kaprah. buat sy sebagai guru tik ngga pernah mikirin nasib saya, karna nasib hanya Allah yg ngatur. sabar aja buat smua guru tik dimana saja berada, pokonya sy yakin guru ti tidak akan diterlantarkan klo diterlantarkan makan gaji buta aja beres….!
Pak mentri memutuskan TIK dihilangkan………….
apa sudah survey ke daerah ???, jangankan mereka itu mengerjakan tugasnya dengan menggunakan komputer, megang komputer aja mereka harus gantian, apa lagi sekolah swasta seperti kami. Wah para petiggi kita semakin pinter semakin nyanteng…….. udah kasus kisruh PSSI rebutan kursi, petinggi partai pada korupsi, eh mentri Pendidikan juga bikin sensasi….
tolong lihat kami dari daerah pelosok, siswa – siswi belum begitu paham dengan dengan komputer.
di daerah kami, mereka sangat bersemangat belajar komputer , karna komputer hal yang baru bagi mereka.tolong survey dulu, mereka udah bisa apa belum? komputernya ada apa engga? berapa komputer yang mereka punya?
apakah bantuan komputer sudah terealisasi ke pelosok2?
Bagus!!! Indonesia jadi semakin mundur, dan tertinggal… Mentri yg aneh
katanya pak mentri pelajaran tik itu anak2 sudah bisa g harus dipelajari disekolah, betul sekali, betuuuuull sekaliiii,,, sudah terbukti banyak anak2 yang masih SD bahkan TK yang uda bisa menggunakan komputer( Game online, fb ) ya hanya itu,,
kurikulum kok ganti2 yg kemarin aja belum diserap secara keseluruhan oleh guru, apalagi murid….kalo diganti lagi mending bpk mentri aja x yg di…
Ane…. jadi curiga… nih, jgn2 mentri ini antek2 microsoft…
Sengaja batasi org indo belajar tik. Kita kan negara yang ditakuti mikocok itu… krn tu korporasi rugi besar, jualan programnya ga laku di indonesia. Makane, org indo jangan belajar tik… supaya pada goblok n mau bodo2in.. termasuk menterinya skalian.
Tenang sodara2… Tahun Depan Presiden Baru lagi, Kabinet dan Menteri2 Baru lagi, Kebijakan Baru Lagi, Bisa2 Kurikulum Baru Lagi, Mapel TIK ada Lagi deh..hehehe…
Berarti siap2 dong ya paling tidak sampai ada menteri baru para guru TIK puasa aja,nganggur dulu
Pelajaran TIK sangat penting jangan di hapuskan. kalau dihapus apa bangsa kita maju. Supaya bangsa kita maju maka pelajaran TIK (teknologi, informasi dan komunikasi)harus di ajarkan.
”Jadi, guru TIK tidak akan dipecat dan haknya juga tetap. Masak guru TIK cuma bisa mengajar TIK saja, tidak mungkin, pasti ada pelajaran lain yang dikuasai.
Maka dari itu, masih bisa diberi tugas untuk mengajar pelajaran lain, seperti Kimia, Fisika misalnya,” jelasnya.
…………………………….
pelajaran lain apa ya???
Saya heran dengan pola pikir pemerintah kita,sekarang kita hidup di zaman teknologi tapi kenapa justru TIK dihilangkan kalau seperti ini generasi Indonesia akan mundur dan tertinggal dengan bangsa lain.
gimana klo kemendikbud rame-rame kita hack saja … biar dia tau kalo dirugikan itu gak enak … OK
saya berfikir,mau dibawa kemana anak bangsa ini,semua disiplin ilmu semua hasilnya loyo,kok sekarang ditambah tik dihapus,logikanya pak sekarang ini lagi kompetisi secara global,bagaimana anak bangsa ini nanti hanya menghasilkan orang 2 yang hanya pintar ngomong saja teknologinya sudah hilang,cntoh beras aja nggak bisa swadaya padahal banyak sarjana pertanian,kendaraan semua menggunakan logo produk asing padahal banyak insinyur,tolong dipikir nanti bangsa ini hanya bersandiwara saja.makanya kalau jadi mentri jangan hanya mikirin partai
guru tik boleh mati, tapi konsepnya, membunuh karakter bangsa untuk berteknologi lebih mematikan bangsa dan negeri ini,karena sebenarnya semua disiplin ilmu kembali bersimpuh pada it atau komputer pinter fisika komputernya bloon ya nggak ada gunanya,makanya saya bilang ini seperti keputusan dagelan wayang golek.
wah enak sekali komentarnya “Masak guru TIK cuma bisa mengajar TIK saja, tidak mungkin, pasti ada pelajaran lain yang dikuasai. Maka dari itu, masih bisa diberi tugas untuk mengajar pelajaran lain, seperti Kimia, Fisika misalnya,” itulah potret guru di indonesia, pemerintah kepinginnya mencetak guru profesional tapi kenyataannya amburadul, berarti semua orang bisa jadi guru apa saja tanpa melihat latar belakang pendidikan, kalo ingin mencetak guru yang profesional harus di dukung dari latar belakang yang pas pak.., tahun ini ngajar kimia, tahun depan ngajar sejarah, tahun lusa ngajar ekonomi. Pendidikan kita emang aneh dikatakan guru profesional hanya mengikuti PLPG 10 hari, setelah lulus ” merdeka saya sudah profesional”, yang dipelajari hingga perguruan tinggi saja belum tentu menguasai ilmunya 100% apalagi cuma 10 hari, tidak mungkin, emangnya kita nabi. itulah potret kebijakan para pemimpin kita tidak pernah memikirkan nasib golongan kecil, jika komentar seenaknya asal nyambung, coba jika presiden yang komentar langsung mengadakan rapat kordinasi. kita golongan kecil hanya bisa pasrah dan berdo’a “semoga mereka yang mendholimi kita dapat balasan dari Allah SWT” amin…
Kebijakan memang Kebijakan, tapi kebijakan itu seharusnya tidak bertolak belakang dengan kebijakan terdahulu, yang memangkas habis harapan jutaan manusia, mbo hiyaooo kebijakan itu tidak merugikan, mencemaskan, dan menakutkan… kebijakan sertifikasi guru kan agar profesional dibidangnya “THE MAN ON THE RIGHT PLACE” mengapa ?… guru TIK suruh ngajar kimia, fisika, mtmtk, kan tidak profesional… mau dibawa keman …? kalau IT suruh belajar mandiri siswanya sarana prasarannya apa sudah siap….? apa malah belajarnya hanya ngegame, Fb, bahkan buka situs terlarang wah kacau….kacauuu. semoga mendapat petunjuk yang baik. amiiiiiin ya Allah
klo ane dukung nuh
Wis……..
iki mentri ne sekolah opo ora to????
kok dibilang pinter, tp oon, dibilang oon, tp kok diangkt jd mentri… hadehhhhh….
Mentrine di ganti wae… Ra BECUS,,, semua diproyekkkan. termasuk paket 20 SOAL UN
ckckckckckcckckckkckckck….
kalo gak sabar, dihopnotis ae, ben gek mundur !!!!!!!!!!
Kalau memang benar kata Om NUH kurikulum 2013 akan membawa pendidikan lebih baik, itu tidak mungkin karena realita terbukti para tenaga-tenaga, pegawai diberbagai instansi pemerintah mulai dari bawah sampai atas banyak yang masih GAPTEK (lihat kompas.com, dan kalau semua pelajaran berbasis TI belum tentu tenaga pendidik bisa semua lihat dulu keprofesionalannya guru, bisa apa nggak mengoperasikan komputer?, terutama para guru-guru yang sudah mulai tua (berumur 50 tahun keatas) bisa apa nggak menerapkan Materi berbasis TI, kayaknya Om Nuh salah tingkah, selain dari itu fasilitas-fasilitas di sekolah apa sudah lengkap apa belum? seperti Komputer PC/Laptop, Dll. Utamanya di daerah-daerah terpencil.,(Maklum Zaman sudah kebalik.,11/04/2013)
jawabnya sekarang ” Siapa yang akan menghapus TIK “